Baru 40 Persen Warnet di Medan Kantongi Izin

 

Okezone.com, MEDAN - Pemeritah Kota Medan mencatat hanya sekira 40 persen pengelola warung internet (warnet) di Medan yang telah memenuhi ketentuan operasional sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) Medan No. 28 Tahun 2011.

Padahal sosialisasi terkait aturan bentuk lokasi warnet, jam operasional dan pemblokiran konten negatif yang diatur dalam perwal tersebut, telah disosialisasikan sejak awal tahun 2012 lalu.

Kepala Bidang Pos dan Telekomunikasi Dinas Komunikasi dan Informasi Medan, Sri Wahyuni mengatakan, hingga saat ini jumlah warnet yang telah mengantongi izin operasional berdasarkan rekomendasi pihaknya sekira 385 unit.

Sementara sisanya sekitar 800-an unit masih beroperasi secara ilegal. Bahkan banyak yang membandel dengan secara sengaja menyediakan konten negatif seperti judi dan pornografi.

Disamping itu, ada pula pengelola warnet yang membuat ruangan warnet sangat tertutup sehingga rentan digunakan untuk tindakan asusila.

"Banyak yang membandel. Padahal sudah kita surati berulang kali, agar memenuhi ketentuan di Perwal. Tapi saat ini kita tidak lagi mengimbau, kita langsung berkordinasi dengan kepolisian untuk melakukan operasi penertiban. Ini bukan semata soal usaha saja, tapi juga soal masa depan generasi muda kita, yang diracuni dengan konten-konten negatif itu," ujar Sri Wahyuni di Medan, Jumat (30/11/2012).

Sementara itu bagi warnet yang terjaring razia, Sri Wahyuni mengaku pihaknya akan langsung menjatuhkan sanksi. Sanksi yang diterapkan pun beragam, mulai dari penghentian operasional hingga penyerahan temuan tersebut ke kepolisian.

"Kalau yang tak punya izin saja, kita akan sita perangkat jaringannya. Tapi kalau memang kita temukan ada yang sengaja menyimpan video porno, kita serahkan ke polisi agar dilanjutkan sesuai ketentuan perundangan-undangan yang berlaku," tuturnya.

Dinas Komunikasi dan Informasi Medan sendiri telah berulang kali melakukan razia. Puluhan perangkat telah disita, dan kegiatan ini diklaim telah mendorong permintaan izin secara cukup signifikan dalam 3 bulan terakhir. Namun banyak pula warnet yang telah dihentikan operasionalnya akibat penyitaan jaringan, tetap buka dan tidak ditindak kembali.

Berita Warnet Lainnya